Modernisasi Pendidikan melalui Implementasi Manajemen Mutu di Kalangan Pesantren Nahdhatul Ulama di Madura

Authors

  • Fiena Saadatul Ummah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.63875/nahnu.v1i1.24

Keywords:

Modernisasi pendidikan, Pesantren NU, Manajemen Mutu, Madura

Abstract

Pondok Pesantren is an Islamic religious educational institution that grows and is recognized by the Madurese community from time to time. Islamic boarding school education in Amdura, which initially tended to be oriented towards deepening religious knowledge, as the era progressed, the Islamic boarding school began to rejuvenate or modernize, carry out new management and integrate general science material (science and technology) into the daily education system. The pesantren organization in Madura is structured in such a way with various tasks carried out in various organizational fields. Islamic boarding schools as organizations implement strong leadership and healthy management under the charismatic character and figure of Kyai as the leader of the Islamic boarding school. The figure of a leader in an Islamic educational institution is a guide that will be able to bring the institution to rapid progress and development.

Pondok pesantren merupakan suatu lembaga pendidikan agama Islam yang tumbuh dan diakui oleh masyarakat Madura dari waktu ke waktu. Pendidikan pesantren di Madura yang mulanya cenderung berorientasi pada pendalaman ilmu agama, seiring berkembangnya waktu dirinya (pesantren) mulai melakukan peremajaan atau modernisasi, melakukan manajemen mutu dan mengintegrasikan materi ilmu pengetahuan umum (sains dan teknologi) ke dalam sistem pendidikan sehari-hari. Organisasi pesantren di Madura disusun sedemikian rupa dengan berbagai tugas yang dijalankan di berbagai bidang organisasi. Pondok pesantren sebagai organisasi menerapkan kepemimpinan yang kuat dan manajemen yang sehat di bawah ketokohan dan figur karismatik kiai selaku pimpinan di pondok pesantren. Figur seorang pemimpin dalam sebuah lembaga pendidikan Islam menjadi pedoman yang mampu membawa lembaga tersebut mengalami kemajuan dan perkembangan pesat dari waktu ke waktu.

References

Abdullah, Said. Pesantren, Jati Diri Dan Pencerahan Masyarakat. I. I. Sumenep: Said Abdullah Istitute Publishing, 2007.

Arifin, Muzayyin. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 2003.

Atiqullah. Manajemen Dan Kepemimpinan Pendidikan Islam Strategi Mengefektifkan Lembaga Pendidikan Agama Dan Pendidikan Keagamaan. Surabaya: Pena Salsabila, 2012.

Barizi, Ahmad. Pendidikan Integratif Akar Tradisi Dan Integrasi Keilmuan Pendidikan Islam. Malang: UIN-Maliki Press, 2011.

Daulay, Haidar Putra. Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional Di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2004.

Departemen Agama RI. Pondok Pesantren Dan Madrasah Diniyah Pertumbuhan Dan Perkembangannya. Jakarta: JP, 2003.

Dhofier, Zamakhsari. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES, 1982.

Djamaluddin, and Abdullah Aly. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia, 1998.

Fathurrohman, Muhammad, and Sulistyorini. Implementasi Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Islam Peningkatan Lembaga Pendidikan Islam Secara Holistik (Praktik Dan Teoritik). Yogyakarta: Teras, 2012.

Hamdi, Ahmad Zainul. “Klaim Religious Authority Dalam Konflik Sunni-Syi’i Sampang Madura.” ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman 6, no. 2 (March 1, 2012): 215–31. https://doi.org/10.15642/islamica.2012.6.2.215-231.

Iik, Mansurnoor. Islam in an Indonesian World; Ulama of Madura. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1990.

Kuswandi, Iwan, and Ihwan Amalih. Sang Konseptor Pesantren KH. Muhammad Idris Jauhari. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kata, 2015.

Madjid, Nurcholish. Bilik-Bilik Pesantren Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Dian Rakyat, n.d.

Mutohar, Ahmad, and Nurul Anam. Manifesto Modernisasi Pendidikan Islam Dan Pesantren. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.

Pribadi, Yanwar. Islam, State and Society in Indonesia; Local Politics in Madura. New York: Routledge, 2018.

Salam, Moh. Ishaq Abd. “Reproduksi Kekuasaan Kyai; Penggunaan Sarana Ideologi Dan Kekuasaan Dalam Pemilukada Bangkalan.” Universitas Airlangga Surabaya, 2015. http://repository.unair.ac.id/38789/.

Siddiq, Akhmad. “Madurese Christian In Search of Christian Identity within Muslim Society” 57, no. 1 (2019): 30.

Suharto, Babun. Dari Pesantren Untuk Umat Reinventing Eksistensi Pesantren Di Era Globalisasi. Surabaya: Imtiyaz, 2011.

Syarif, Zainuddin. “Pergeseran Perilaku Politik Kiai dan Santri di Pamekasan Madura.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 16, no. 2 (December 22, 2016): 293. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v16i2.500.

Zakiyah, Zakiyah. “Manuscripts in Sumenep Madura; the Legacy of Pesantren and Its Ulama.” Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage 6 (June 30, 2017): 21. https://doi.org/10.31291/hn.v6i1.133.

Downloads

Published

2023-09-15

Issue

Section

Articles